Siswa siswi sedang outbound di taman tectona.
Foto by anwar

Sumenep, genpimadura.id – Bagi anda yang ingin mengisi liburan bersama keluarga, sahabat, atau orang-orang terdekat, Taman Wisata Tectona bisa menjadi pilihan yang tepat.

Lokasi taman wisata ini cukup mudah dijangkau. Dari alun-alun kota Kota Sumekar, atau lebih tepatnya Taman Bunga, berjarak sekitar 5 KM perjalanan ke arah barat. Taman Tectona terletak pas di pinggir jalan kabupaten, Desa Torbang Kecamatan Batuan, Sumenep, Madura.

Taman Wisata buatan ini didirikan pada awal tahun 2017 yang lalu. Tiket masuk hanya Rp. 15.000 per orang, baik anak-anak maupun dewasa.

Foto by anwar

” Sebenarnya sih, tempat ini awalnya adalah kawasan hutan pohon jati dan lahan yang tidak produktif, lalu kami kelola sebagai tempat rekreasi untuk beragam kalangan. Mulai anak-anak, remaja, maupun orang dewasa ” ujar Miftahol Arifin, Pengelola Tectona saat ditemui genpimadura.id, Minggu (8/3/2020).

Tahol, begitu akrab disapa, mengungkapkan, nama Tectona sendiri adalah nama latin dari pohon jati, yaitu tectona grandis. Lalu, nama bagian depannya diambil sebagai nama destinasi wisata ini.

Kawasan wisata ini memiliki lahan seluas 2,5 hektare. Bagian pintu masuk didominasi wahana permainan anak-anak, terus ke bagian belakang akan kita dapati rumah panggung, spot tempat berswafoto, gazebo dan, yang tak kalah mengasyikkan adalah, sejumlah kolam renang yang ada di dalamnya.

Foto by anwar

“Di sini, terdapat dua kolam renang untuk dewasa, satu untuk anak SD, satu untuk Paud, dan satu lagi untuk anak taman kanak-kanak (TK). Jadi, semua ada 5 kolam renang,” kata Tahol.

Laki-laki lajang 27 tahun ini kemudian menyebutkan macam-macam wahana permainan yang disediakan untuk anak-anak. Antara lain permainan perahu naga, komedi putar, mandi bola, mobil-mobilan, kereta mainan, dan gazebo untuk nongkrong.

” Setiap wahana permainan itu diberikan durasi selama 15 menit, setiap item dikenakan biaya Rp. 5.000. Orangtua bisa memilihkan anaknya mainan yang paling diminati ” ujarnya.

Di dalam Taman Tectona para pengunjung juga bisa dengan leluasa berswafoto. Di setiap sudut taman telah tersedia booth atau properti untuk swafoto yang sangat instagramable.

Tidak hanya itu, di Taman Tectona ini juga tersedia paket khusus untuk menggelar outbond seperti fun game dan flying fox. Setiap paket outbond dikenakan biaya sebesar Rp 40.000 per orang.

” Itu sudah satu paket dengan tiket masuk. Waktu mainnya dari jam 8 pagi hingga 10 siang,” ujar Tahol.

Menurut Tahol, selama ini pengunjung yang datang mayoritas berasal dari instansi-instansi pemerintah, sekolah, antara guru dan murid-muridnya. Mereka di sana belajar sambil menikmati sejuk pemandangan yang ada.

Pernah suatu ketika, kata Miftah, wisatawan dari Singapura dan Malaysia singgah dan bermalam di Tectona.

” Para turis itu malahan pernah bermalam di sini selama dua hari dua malam, mereka sewa homestay yang telah kami sediakan,” bebernya.

Menurutnya, para turis itu mengagumi kawasan wisata taman tectona karena suasana di dalamnya amat sejuk dan dirasa cocok untuk menikmati rehat akhir pekan bersama keluarga mereka.

Biaya menginap di Tectona per malam berkisar antara Rp 75.000 hingga Rp 100.000, tergantung fasilitas dan pelayanan yang dikehendaki.

Rata-rata pengunjung Tectona setiap akhir pekan, kata Tahol, bisa mencapai antara 200 hingga 500 orang.

” Terbanyak itu ketika libur, awal tahun baru, dan setelah perayaan idul fitri, bisa tembus angka seribu pengunjung,” pungkasnya.

Penulis: Fendi Chovi
Editor: Mazdon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here