Pamekasan, genpimadura.id – Kegiatan rekreasi dengan konsep Coffee on The Bus diharapkan bisa membantu masyarakat untuk bisa berwisata bersama keluarga dan teman.

Coffee on The Bus, para wisatawan bisa jalan-jalan dengan naik transportasi bus. Selama dalam perjalanan para wisatawan bisa menikmati aneka minuman kopi dan cemilan, yang telah disediakan pengelola.

Coffee on The Bus ini, adalah salah-satu program dari pengusaha Tour dan Travel, untuk tetap eksis dan menarik minat masyarakat untuk berwisata di tengah situasi Pandemi Covid-19.

” Kami menjual paket Coffee on The Bus kepada masyarakat yang rindu untuk jalan-jalan dalam satu bus bersama orang-orang yang mereka kenal,” ujar Mukti Ali, pemilik Mandala Wisata Tour & Transport, kepada genpimadura.id, (14/09/21).

Menurut mantan Ketua Asosiasi Pelaku Pariwisata Madura (Asprim) itu, Coffee on The Bus dijalankan sesuai permintaan atau pesanan. Maksimal peserta di dalam bus berjumlah 32 orang dengan fasilitas snack dan minuman kopi.

Menurut Mukti Ali, para wisatawan dapat menentukan sendiri rute yang akan ditempuh dengan durasi maksimal 2 jam.

” Biaya menyesuaikan, tergantung jumlah peserta dan rute yang harus ditempuh dan rute-rute yang dipilih sendiri oleh peserta,” ujarnya.

Selama Pemberlakukan PPKM Darurat Covid-19, aktifitas Coffee on The Bus sempat vakum, dan kini mulai dijalankan kembali, tetapi dengan menaati Protokol Kesehatan dan wisatawan harus menunjukkan sertifikat vaksin.

” Setelah PPKM Level 2, kita komunikasi dengan pengelola2 Destinasi Wisata di Madura maupun luar Madura untuk menyiapkan diri meghadapi lonjakan pengunjug “, pungkasnya.

 

Penulis : Fendi Chovi

Editor : King Abdul Rahem

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here