Pamekasan, Genpimadura.id – Ajang lomba belah durian pada Festival Durian Puncak Ratu (FDPR) 2020 di Desa Tebul Barat, Pegantenan, Pamekasan, Madura, Jawa Timur berlangsung alot dan seru, Sabtu (01/02/2020).

Sebelum beradu cepat, para peserta dalam lomba belah durian yang digagas oleh Genpi Madura, Pamekasan Lokal Guide, dan Pemerintah Desa Tebul Barat ini, tampak berjajar sambil melihat pameran durian yang dipajang disepanjang stand.

Hamidi, salah-seorang peserta, warga asal Desa Kadur, Kecamatan Kadur, Pamekasan mengaku tertarik untuk turut serta memeriahkan lomba belah durian, pasalanya kompetisi semacam ini terbilang langka.

“Jadi, waktu dapat info ada lomba ini, saya penasaran. Saya pun ngajak crew sebanyak tujuh orang. Baru nyampek, lihat antusiasme panitia dan peserta, saya jadi tertarik untuk ikutan,” ujarnya kepada Genpimadura.id.

Hamidi, akrab disapa, mengaku tidak sabar untuk segera mulai berlomba. Menurutnya, durasi waktu yang disediakan oleh panitia cukup menantang. Sebab, hanya dalam waktu 3 menit masing-masing peserta katanya sudah harus berhasil membelah dan menghabiskan daging duriannya.

“Belah pakai tangan, sangat menantang, ini cukup memacu adrenalin. Butuh trik-trik khusus saat bersaing. Deg-degan” pungkas salah seorang pegusaha fotocopy di Kota Gerbang Salam itu.

Sebelumnya, salah seorang panitia FDPR 2020, Vicky Faisal menjelaskan aturan main lomba ini. Setiap peserta katanya harus cekatan dan
punya kiat-kiat khusus untuk dapat membelah buah durian dengan cepat, tanpa menggunakan alat bantu apa pun.

“Aturannya, para peserta harus membelah durian menggunakan tangan, boleh dibanting atau diinjak tanpa menggunakan alas kaki,” katanya.

Bagi yang cekatan, sambung Vicky, dan berhasil membelah sekaligus menghabiskan isinya selama kurang dari tiga menit, maka mereka berhak lolos ke final untuk kemudian bersaing dengan sesama pemenang lainnya pada fase babak gugur.

Lebih lanjut dia menambahkan, bahwa setiap babak dalam lomba ini para peserta dibagi menjadi lima kelompok. Secara bergiliran lima kelompok tersebut bersaing agar bisa lolos hingga babak final.

Terakhir, Vicky mengungkapkan, bahwa setiap peserta yang mengikuti lomba belah durian ini hanya dikenakan biaya pendaftaran sebesar Rp. 25.000.

“Biaya pendaftaran cuma Rp. 25.000, mereka sudah dapat makan satu buah durian” pungkasnya.

Penulis : Fendi Chovi
Editor: Mazdon

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here