Sumenep, genpimadura.id – Universitas Arya Wiraraja (Unija) Sumenep, Madura, Jawa Timur, bersama Hexa Helix, menggelar Focus Group Disscution (FGD) dengan topik utama penelitian Pengembangan Pembangunan Pariwisata di Sumenep, Jumat (17/09/2021).

Dalam FGD tersebut, dihadiri oleh Tim Peneliti UNIJA Sumenep, Dinas Pariwisata, Budaya, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Sumenep, dan sejumlah pengusaha Pariwisata.

Ketua Tim Peneliti, Mohammad Hidayaturrahman mengatakan, FGD tersebut menggunakan teori atau pendekatan Hexa Helix. Secara teori Hexa Helix itu, meliputi 6 unsur, yakni unsur Akademik, Bisnis, Komunitas, Pemerintah, Media Massa, Hukum dan Regulasi.

” Nah, kita ingin meneliti keterlibatan 6 unsur itu dalam pembangunan pariwisata di kabupaten Sumenep,” kata Mohammad Hidayaturrahman, kepada genpimadura.id.

Menurut Dosen Fisip Unija Sumenep itu, penelitian sektor pariwisata ini, dilatar belakangi oleh asumsi bahwa sektor Pariwisata merupakan alternatif pembangunan, bahkan dibeberapa Negara, atau beberapa Daerah di Indonesia sudah menjadikan pilihan utama.

Pembangunan sektor pariwisata sesuai dengan prinsip pembangunan bisa meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta tidak merusak lingkungan hidup dan dijalankan berkelanjutan.

” FGD ini, sebagai bagian dari penambahan data. Kami menyerap informasi dari peserta yang hadir dari masing-masing unsur pelaku wisata. Dari data itu kita akan analisa, dan finishingnya adalah rekomendasi dan memberi saran saja. Penyelesaian tetap Pemerintah,” pungkasnya.

Penelitian itu akan mengevaluasi dan memberikan rekomendasi kebijakan pembangunan di bidang Sektor Pariwisata di Kabupaten Sumenep.

Kegiatan riset itu akan dilakukan selama dua bulan, yakni dari bulan Agustus hingga Oktober 2021.

 

Penulis : Fendi Chovi

Editor : King Abdul Rahem

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here