Pamekasan, genpimadura.id – Destinasi wisata alam Puncak Ratu yang terletak di Desa Tebul Barat, Kecamatan Pegantenan, Pamekasan merupakan kawasan penyuplai buah durian terbesar di Madura.

Kepala Desa Tebul Barat Moh Ali Purwanto menyebutkan, setiap rumah warga di kawasan daerah dengan suhu terdingin se Kabupaten Pamekasan ini, paling tidak terdapat dua pohon buah durian.

Sejumlah Pengunjung Menikmari Durian di Puncak Ratu Pamekasan

“Tiap rumah paling tidak ada 2 pohon. Kalau di sini (kawasan Puncak Ratu sendiri, red) ada 100 pohon” terang Kades termuda yang akrab dipanggil Wawan itu kepada genpimadura.id sambil menunjukkan sejumlah lokasi budidaya durian.

Jenis durian yang tumbuh di kawasan Destinasi Wisata Alam ini, terangnya lebih lanjut, adalah durian jenis Durian Kasur.

” Dhurèn Kasor kata orang Madura,” tukasnya.

Wawan menjelaskan bahwa bentuk buah Durian Kasur tidak sama dengan bentuk durian di daerah lain.

Kades Tebul Barat Moh Ali Purwanto saat panen Durian Kasur bersama warga sekitar

“Bijinya lebih kecil, sulit hidup kalau ditanam langsung. Harus dicangkok jika ingin dibudidayakan” jelas Wawan.

Sebelum menutup keterangan, alumni SMA Pakong 1 Pamekasan itu menjelaskan, bahwa cita rasa Durian Kasur tidak kalah dari durian monthong asal Thailand, atau durian musang king asal Malaysia.

“Ada pahitnya dikit, saat dikulum terasa lembut di mulut” pungkasnya.

Ahmad Faidlal Rahman, salah-seorang pengunjung Puncak Ratu mengaku takjub dengan Wisata Alam ini, menurutnya Wisata Puncak Ratu tidak kalah menarik dengan Wisata Alam lainnya, apalagi Menurut Faid, panggilan akrabnya, Puncak Ratu memiliki keistimewaan tersendiri, yaitu suguhan Durian Kasur.

“Tempat ini cukup bagus, saya puas datang kesini, sangat cocok untuk berwisata. Apalagi disini ada suguhan Durian, namanya Durian Kasur. Enak, dan maknyus” kata Faid.

Untuk diketahui, bahwa pada tanggal 31 Januari sampai 2 Februari 2020, di Wisata Alam Puncak Ratu ini, akan digelar Festival Durian.

Kegiatan Festival Durian tersebut, juga akan disemarakkan dengan berbagai jenis kegiatan lainnya, diantaranya adalah lomba belah durian, lomba olahan durian, lomba foto selfie dan vlog, dan lomba mewarnai untuk tingkat usia Taman Kanak-kanak (TK) se-Kabupaten Pamekasan.

Penulis : Fendi Chovi
Editor: Abd. Rahem

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here